dermayouth.org – Watercress adalah sayuran cruciferous—sejenis selada air—yang memiliki reputasi sebagai salah satu makanan paling padat nutrisi di dunia. Menurut CDC, watercress memperoleh skor sempurna 100 pada indeks powerhouse untuk kandungan nutrisi seperti vitamin A, C, K, kalsium, dan zat besi. Vitamin C yang tinggi dalam watercress berperan penting dalam sintesis kolagen, menjaga elastisitas kulit, serta membantu mengurangi garis halus dan menjaga kekencangan lapisan dermis. Selain itu, vitamin K-nya membantu memperkuat kapiler di bawah mata, sehingga dapat mengurangi lingkar gelap di bawah mata.
Sisi antioksidan watercress juga sangat kuat. Sayuran ini kaya akan flavonoid, karotenoid, isothiocyanate, dan fenolat seperti quercetin dan sinapic acid, yang berperan dalam melawan radikal bebas penyebab kerusakan sel dan penuaan kulit. Studi klinis menunjukkan bahwa konsumsi rutin watercress memberikan efek nyata: penurunan kerusakan DNA sebesar 17–24 % dalam sel darah, serta peningkatan kadar lutein dan beta-karoten secara signifikan.
Tak hanya bagus untuk dimakan, watercress juga memiliki potensi topikal. Ekstraknya diyakini mampu merangsang produksi kolagen jenis III (yang banyak hilang seiring bertambahnya usia) dan elastin, membuat kulit lebih kenyal dan awet muda. Dengan kandungan air sekitar 95 %, watercress juga mendukung hidrasi dari dalam, membantu mengunci kelembapan kulit dan meningkatkan kilau alami.
Secara keseluruhan, watercress adalah pilihan antioksidan alami yang luar biasa: mengurangi stres oksidatif, mendukung pembaruan kolagen dan elastin, serta menjaga hidrasi alami kulit—semua dalam satu “superfood” yang mudah diolah. Jika kamu mencari cara sederhana untuk meningkatkan kesehatan kulit secara menyeluruh, watercress adalah salah satu solusi paling smart dan alami.